Hubungi Kami : 0852 9090 9793 - 0856 4046 3320 - ( 0878 3210 6301 WA & Telepon / SMS ) - BBM 2B9DB5D0

Komposisi Obat Kutil Kelamin

Obat Kutil Kelamin Super

Gangjie & Ghosiah – De Nature terbuat dari Lumbricus Rubellus, Sambiloto dan kumis kucing yang berkhasiat ampuh dalam mengobati berbagai penyakit dalam serta penyakit kelamin menular seksual seperti kutil. adapun sekilas pembahasan tentang tanaman sambiloto dan kumis kucing sebagai berikut:

• Sambiloto pada obat kutil gangjie : Bahan-bahan alami yang terkandung dalam obat alami Gangjie dan ghosiah di antarannya Sambiloto, Tanaman Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius. Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain: sambilata (Melayu); ampadu tanah (Sumatera Barat); sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah); ki oray (Sunda); pepaitan (Madura), sedangkan nama asingnya Chuan xin lien (Cina).
Tanaman sambiloto digunakan untuk mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun. kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid. Selain itu, daun Sambiloto juga dipercaya bisa digunakan sebagai obat penyakit tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus sampai mendidih dan diminum air rebusannya.

• Kumis Kucing : Bahan yang juga di gunakan dalam obat kutil Gangjie yaitu kumis kucing, Penggunaan Kumis Kucing sebagai tanaman obat keluarga yang sangat berkhasiat dalam hal penyembuhan berbagai jenis penyakit mulai dari ringan hingga kronis berkat kandungan senyawa maupun nutrisi yang terdapat di dalam satu buah kumis kucing. Kumis kucing mendapatkan nama ilmiah Orthosiphon aristatus yang tergolong dalam famili Labiatae. Tanaman ini termasuk terna tegak yang di bagian buku-bukunya terdapat akar serta ketinggian hingga 2 meter. Penyebaran kumis kucing di daerah beriklim tropis seperti Asia bermulai dari Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, hingga masuk ke Filipina.
Kegunaan kumis kucing dalam kehidupan cukup banyak dan tentunya kesemua khasiat tersebut tidak lepas dari banyaknya jumlah zat kimia yang baik bagi kesehatan tubuh. Beragam penyakit seperti diuretik dan rematik dapat disembuhkan dengan meramu daun dari tanaman kumis kucing yang kering (simplisia). Di beberapa daerah di Indonesia para penduduknya juga menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional untuk batuk, sakit pinggang, sembelit dan masuk angin.
Penyakit kronis yang mampu ditangani secara efektif oleh tanaman herbal ini juga tidak sedikit, misalnya sebagai upaya menyembuhkan radang ginjal, kencing manis, batu ginjal, ambuminuria dan penyakit sipilis. Seseorang yang kadar glukosa dalam darahnya berlebih dapat diturunkan jika rutin konsumsi air seduhan atau rebusan dari daun kumis kucing.

Ghosiah-De Nature Obat kutil kelamin bahan utamanya terbuat dari Lumbricus rubellus atau di indonesia di kenal dengan cacing tanah, mungkin terlihak menjijikan, tapi khasiatnya untuk mengobati berbagai penyakit itu cukup ampuh. Cacing tanah adalah nama yang umum digunakan untuk kelompok Oligochaeta, yang kelas dan subkelasnya tergantung dari penemunya dalam filum Annelida.
Cacing tanah merupakan makhluk yang telah hidup dengan bantuan sistem pertahanan mereka sejak fase awal evolusi, oleh sebab itu mereka selalu dapat menghadapi invasi mikroorganisme patogen di lingkungan mereka. Penelitian yang telah berlangsung selama sekitar 50 tahun menunjukkan bahwa cacing tanah memiliki kekebalan humoral dan selular mekanisme. Selain itu telah ditemukan bahwa cairan selom cacing tanah mengandung lebih dari 40 protein dan pameran beberapa aktivitas biologis sebagai berikut: cytolytic, proteolitik, antimikroba, hemolitik, hemagglutinating, tumorolytic, dan kegiatan mitogenic.
Cairan dari selom foetida Eisenia Andrei telah diteliti memiliki sebuah aktivitas antimikroba terhadap Aeromonas hydrophila dan Bacillus megaterium yang dikenal sebagai patogen cacing tanah. Setelah itu diperoleh dua protein, bernama Fetidins, dari cairan selom cacing tanah dan menegaskan bahwa aktivitas antibakteri ini disebabkan karena fetidins. Lumbricus rubellus juga memiliki dua agen antibakteri bernama Lumbricin 1 dan Lumbricin 2. Baru-baru ini, dua jenis faktor antibakteri yang mempunyai aktivitas seperti lisozim dengan aktivitas hemolitik serta pengenalan pola protein bernama selom cytolytic faktor (CCF) telah diidentifikasi dalam foetida Eisenia cacing tanah. Lysenin protein yang berbeda dan Eisenia foetida lysenin-seperti protein memiliki beberapa kegiatan yang diberikan cytolytic hemolitik, antibakteri dan membran-permeabilizing properti.
Protein yang dimiliki oleh cacing tanah memiliki mekanisme antimikroba yang berbeda dengan mekanisme antibiotik. Antibiotik membunuh mikrorganisme tanpa merusak jaringan tubuh. Antibiotik membunuh mikroganisme biasanya dengan dua cara, yaitu dengan menghentikan jalur metabolik yang dapat menghasilkan nutrient yang dibutuhkan oleh mikroorganisme atau menghambat enzim spesifik yang dibutuhkan untuk mmbantu menyusun dinding sel bakteri. Sedangkan, mekanisme yang dilakukan oleh protein yang dimiliki oleh cacing tanah adalah dengan membuat pori di dinding sel bakteri. Hal ini menyebakan sitoplasma sel bakteri menjadi terpapar dengan lingkungan luar yang dapat mengganggu aktivitas dalam sel bakteri dan menyebabkan kematian. Dengan cara ini, bakteri menjadi lebih susah untuk menjadi resisten karena yang dirusak adalah struktur sel milik bakteri itu sendiri

Pipeca-De Nature bahan utamanya terbuat dari sirih merah, Sirih merah adalah tumbuhan merambat yang ditanam orang karena khasiat pengobatan dan juga keindahan daunnya. Tumbuhan ini masih berkerabat dekat dengan sirih maupun lada. Nama ilmiah tumbuhan asal Sulawesi ini adalah Piper ornatum, namun beberapa pustaka mengacaukannya dengan Piper crocatum, tumbuhan yang tidak dibudidayakan yang berasal dari benua Amerika. Dan sirih merah juga dapat digunakan sebagai obat diabetes militus, hepatitis, asam urat, batu ginjal, menurunkan kolestrol, mencegah strok, keputihan, radang prostat, radang mata, maag, kelelahan, nyeri sendi, dan memperhalus kulit.

Bersih Darah dalam pengobatan penyakit kutil kelamin ini berfungsi untuk membersihkan darah dari virus-virus yang menginfeksi pada bagian kelamin anda yang di tumbuhi kutil. adapun bahan yang terkandung di dalamnya salah satunya yaitu Tinospora Crispa Atau lebih di kenal dengan Brotowali. Bratawali, brotowali, atau akar aliali (Tinospora crispa (L.) Miers ex Hoff.f.; juga T. cordifolia (Thunb.) Miers dan T. rumphii Boerl.) adalah tanaman obat tradisional Indonesia yang biasa ditanam di pekarangan atau tumbuh liar di hutan. Rebusan batangnya yang terasa sangat pahit biasa dijadikan obat rematik, mengurangi gula darah, menurunkan panas, dan membantu mengurangi gejala kencing manis. Di Indonesia, selain dikenal dengan nama bratawali, tanaman ini juga dikenal dengan nama daerah andawali, antawali, putrawali atau daun gadel. Klasifikasi dari tanaman ini termasuk kedalam famili tanaman Menispermaceae. Tanaman ini kaya kandungan kimia antara lain alkaloid (berberina dan kolumbina yang terkandung di akar dan batang, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid, zat pahit pikroretin, hars, berberin, palmatin, kolumbin (akar), kokulin (pikrotoksin).

Informasi bisa menghubungi kami :
0852 9090 9793

0856 4046 3320

0878 3210 6301 ( WHATSAPP OK )

BBM PIN 2B9DB5D0

⇒∴⇐

Terima Kasih Telah Mengunjungi

« pengobatankutilkelaminhpv.com »

Incoming search terms for the article:

2015 - Pengobatan Kutil Kelamin HPV